DISNI TEMPAT IKLAN
Bagaikan buih dilautan lepas itulah akuTerombang ambing dalam kebimbangan hati
Aku bagaikan berada di perbatasan cinta
Lepas dari kepak satu, menjangkau kepak lainnya
Aku bak kapal tanpa nakhoda yang terdampar
Penuh muatan impian yang tak bisa kuwujudkan
Sesak dengan angan yang sulit dibayangkan
Aku berada diperbatasan cinta nelangsa
Butir air mata terasa sejuk dipipi
Kala hati berkata "Aku memang sendiri"
Pun jika ada dirinya tetap samar kujumpai
Aku berkalang hati yang tak kumengerti
Aku berada diperbatasan cinta yang terhalang
Berusaha menerjang impian terhalang kabut
Aku hanya ingin hidup
Aku hanya ingin bertanggung jawab
Aku hanya ingin membuktikan
Aku hanya ingin cinta kuperjuangkan
Aku ada diperbatasan cinta
Cinta yang akan sulit kucerna
Kutulis puisi ini dalam kebimbangan hati untuk menentukan tujuan. Sebuah tujuan hidup dengan pilihan yang teramat sulit. Tapi aku telah memilihnya walau aku tidak bisa mencapai tujuannya...



0 komentar:
Posting Komentar